*** MARI KITA SALING BERBAGI INFORMASI - MANFAATKAN MEDIA SEBAGAI SARANA EDUKASI - MAJULAH BANGSAKU - MAJULAH INDONESIAKU ***



Tuesday, October 18, 2011

Duh! Krisis Eropa Paksa Ekspor Stagnan

Pengamat ekonomi, Aviliani mengatakan, penerimaan negara dari ekspor berpotensi terganggu dengan belum tuntasnya krisis Eropa. "Paling cuma stagnan saja terhadap ekspor. Berarti kita tidak akan meningkat mendasar dari pendapatan," ujarnya di Jakarta, Selasa (18/10).

Menurutnya, kemungkinan terjadinya gagal bayar (default) pada negara-negara maju di Eropa dan AS sangat minim. Pasalnya, negara-negara tersebut akan mencari solusi untuk bisa keluar dari krisis.

"Kalau saya lihat AS dan eropa tidak mungkin mau default gitu saja, mereka akan terus bersaing untuk bertahan. Sehingga nantinya kita mungkin hanya akan merasakan krisis yang kecil-kecil," tuturnya.

Sebagai solusi, lanjutnya, pemerintah harus menggenjot pertumbuhan infrastrukur agar pertumbuhan ekonomi tidak terlalu bergantung pada ekspor.

"Sehingga stagnasi dari ekspor ini yang harus kita hadapi yaitu dengan cara gimana infrastruktur ini dibangun, kemudian penyerapan tenaga kerja baru. Kalau stagnasi, kan berarti tidak ada penyerapan tenaga kerja baru kan," tandasnya.

Saturday, October 1, 2011

Going Green Mission With Kapuk Fiber

As awareness of global warming and other environmental problems grows, companies are realizing the need to have their own going green mission statement. Green mission statements describe the principles the company is striving to adhere to and may also outline some objectives to reach their goals. Sometimes it helps to start with a generic green mission statement, which will leave room for customization in the future. Here is an example of a going green mission statement that we recommend as a starting point. Keep in mind that you can have your own mission statement custom printed on these eco-friendly signs made from recycled plastic.
Here is what the environmental mission statement reads:
We are dedicated to contributing to a sustainable future for our planet through:
Commitment to the 3 “R’s”
Reduce consumption, waste and pollution
Reuse what we have
Recycle everything we can
Conserving energy, water, and other natural resources
Compliance with all enviornmental regulations
Striving to buy, sell, and use environmentally friendly products
Educating employees, customers and other businesses
Together we can make a difference…
Another way to simply reinforce the commitment your company has made to the environment is this sign that reads “We Support a Greener Work Environment”.

Thursday, September 1, 2011

Jus Sirsak Kelapa Muda


Setelah menikmati beragam hidangan penuh lemak, tinggi kalori, dan banyak mengandung gula dan garam. Kini saatnya pencernaan Anda dibersihkan dengan jus buah yang segar dan menyehatkan. Tingginya serat di dalam jus sirsak akan mengikat kelebihan lemak dan garam dari dalam saluran pencernaan. Jua buah juga kaya vitamin dan mineral yang akan menjaga kesehatan tubuh pasca lebaran.
Bahan:
300 gr daging buah sirsak
100 gr daging kelapa muda
60 gr manisan rumput laut
4 sdm susu kental manis
150 gr es batu
60 ml air es
3 sdm madu
Cara Membuat:
1. Masukkan daging buah sirsak, daging kelapa muda, madu, rumput laut, susu kental manis, air es dan es batu ke dalam tabung blender. Proses hingga lembut. Angkat.
2. Tuang jus ke dalam gelas saji. Hidangkan segera.
Untuk 3 Porsi
Tips: Sajikan segera jus sesaat setelah dibuat agar rasa dan nilai gizinya dalam kondisi baik.